Saham

Saham Bumi Mengalami Kenaikan Harga Pesat! Ini Penyebabnya

BISNIS TODAY – Harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengalami kenaikan 5,48% ke 77 per unit pada 10.22 WIB diperdagangan Selasa (12/7/2022). Sebelumnya saham BUMI di buka dengan harga Rp 73 per unit.

Saham BUMI sempat melesat ke posisi tertinggi intraday di Rp 78 per unit. Setelah 1 jam pembukaan, saham BUMI hingga berita ini dibuat sudah para investor transaksikan sebanyak 9.633 kali dengan nilai sebanyak Rp 163 miliar.

Tren naik harga saham BUMI terjadi semenjak dalam 3 bulan terakhir. Return yang dihasilkan dari capital gain saham BUMI dalam 3 bulan terakhir mencapai 37.5%.
Sebagai salah satu produsen batu bara terbesar di Indonesia, bergeraknya harga saham BUMI sensitif sekali terhadap harga batu bara pada pasar global.

Kenaikan harga batu bara Termasuk Saham Bumi Akibat krisis energi di Eropa

keputusan negara-negara di Eropa untuk operasikan kembali pembangkit listrik batu bara masih menjadipenyebab trend pergerakan batu bara Juli ini.
Belum lama ini, parlemen Jerman akhirnya sepakati aturan perizinan operasikan kembali pembangkit listrik batu bara dengan harapan bisa amankan pasokan energi selama musim dingin.

Selain itu rantai pasok yang terganggu di Australia juga semakin mendukung harga batu bara untuk bergerak ke utara, hal ini juga menjadi salah satu faktor terbangnya harga Saham Bumi.

Banjir yang terjadi di negeri kangguru diperkirakan menjadi penyebab pergerakan batu bara dan tentunya menyebabkan kenaikan harga batu bara dunia termasuk harga saham BUMI.

Perlu Anda ketahui Saham Bumi sendiri merupakan perusahaan tambang paling besar di Tanah Air. Bumi bertindak sebagai induk dari sejumlah perusahaan. Dikutip melalui laman Wikipedia Saham Bumi Pada 2012 daftar Forbes Global 2000, tempati peringkat ke-1898, dengan pemilik mayoritas adalah Bakrie Group.

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button